
Elden Ring Nightreign: Spin-off Multiplayer yang Siap Menguji Kesabaranmu – Sejak peluncuran Elden Ring pada 2022, franchise yang dikembangkan oleh FromSoftware ini telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam dunia video game modern. Popularitasnya tidak hanya datang dari eksplorasi dunia terbuka yang luas dan narasi yang mendalam, tetapi juga dari tantangan yang dihadirkan kepada para pemainnya. Kini, semesta Elden Ring berkembang lebih jauh dengan hadirnya Elden Ring: Nightreign — sebuah spin-off yang menawarkan pengalaman multiplayer kooperatif baru yang dirancang untuk menguji strategi dan koordinasi tim. (Bandai Namco Entertainment)
Dirilis pada tahun 2025, Nightreign tampil sebagai game standalone yang berbeda dari Elden Ring utama. Sementara game original lebih banyak menekankan pengalaman pemain tunggal dengan opsi co-op terbatas melalui sistem pemanggilan online, Nightreign dibangun dari awal dengan fokus pada kerja sama multiplayer. Elemen roguelike dan siklus bergilir antara siang dan malam menjadi daya tarik utama, memaksa pemain untuk berpikir cepat dan bekerja sama demi bertahan hidup dan menaklukkan malam. (Bandai Namco Entertainment)
Multiplayer dan Mekanisme Permainan yang Menantang
Salah satu aspek yang paling menonjol dari Elden Ring: Nightreign adalah sistem multiplayer kooperatifnya. Game ini dirancang untuk dimainkan oleh tiga pemain dalam satu tim yang sama, meskipun juga menyediakan opsi bagi pemain solo dengan penyesuaian tingkat kesulitan. Para pemain mengendalikan karakter yang dikenal sebagai Nightfarers, masing‑masing dengan kemampuan unik yang bisa saling melengkapi saat menghadapi ancaman malam. (Bandai Namco Entertainment)
Permainan berlangsung dalam siklus tiga hari, di mana pemain harus bertahan menghadapi berbagai musuh dan tantangan yang meningkat setiap harinya. Selama fase siang, pemain memiliki waktu untuk menjelajahi peta, mengumpulkan sumber daya, persenjataan, dan strategi yang diperlukan untuk menghadapi fase malam. Saat Night’s Tide — gelombang gelap yang menghampiri — datang, area permainan menyusut secara bertahap, memaksa tim untuk berkumpul dan menghadapi bos berbahaya yang disebut Nightlords. (Bandai Namco Entertainment)
Salah satu hal yang membuat pengalaman ini unik adalah elemen peta acak (procedurally generated) yang berbeda setiap kali permainan dimulai. Mekanisme ini memaksa pemain untuk selalu adaptif karena musuh, lokasi harta karun, dan struktur peta bisa berbeda di setiap sesi permainan. Sistem ini mirip dengan genre roguelike, di mana setiap percobaan membawa tantangan baru dan peluang untuk belajar dari pengalaman sebelumnya. (Wikipedia)
Namun, sejauh ini Nightreign belum mendukung cross‑play atau permainan lintas platform, jadi pemain hanya bisa bergabung dengan teman yang menggunakan platform yang sama. Meski demikian, dukungan cross‑generation memungkinkan pemain PlayStation 4 bergabung dengan PlayStation 5, dan hal yang sama berlaku untuk konsol Xbox generasi berbeda. (GamesRadar+)
Selain mode tiga pemain, FromSoftware juga merespons umpan balik komunitas dengan memperkenalkan fitur duo expeditions dalam pembaruan terbaru, memudahkan mereka yang hanya memiliki satu teman untuk tetap bermain bersama tanpa harus mencari pemain ketiga. (The Verge)
Tantangan dan Kesiapan Moral
Walaupun dipuji atas inovasinya, Nightreign bukanlah pengalaman yang mudah atau santai. FromSoftware dikenal dengan game‑game yang menantang, dan Nightreign mempertahankan tradisi itu meski bergeser ke gaya permainan kooperatif. Bos‑bos yang kuat, musuh yang agresif, dan sistem peta yang berubah‑ubah menuntut koordinasi tim yang sangat baik. Pemain yang terbiasa dengan solo play atau gaya bermain santai wajib bersiap menghadapi ritme permainan yang cepat dan intens. (GamesRadar+)
Beberapa pemain bahkan menyampaikan bahwa Nightreign bukan sekadar menuntut kemampuan mekanik di dalam game, tetapi juga kesabaran dan kerjasama tim yang matang. Di banyak sesi permainan, tantangan terbesar bukan sekadar mengalahkan bos, melainkan menyusun strategi bersama dan mengelola sumber daya tim. Kegagalan untuk berkomunikasi atau memanfaatkan kemampuan masing‑masing karakter bisa berujung pada kekalahan yang frustrasi — sesuatu yang sering dialami komunitas Soulslike. (GamesRadar+)
Kurangnya cross‑play juga menjadi sorotan bagi sebagian pemain yang berharap bisa bermain bersama teman lintas platform. Meskipun dukungan cross‑generation memberikan sedikit kelonggaran, batasan ini tetap menjadi kendala terutama di komunitas yang besar dan beragam seperti para penggemar Elden Ring. (GamesRadar+)
Rasa Baru dalam Dunia Elden Ring
Meskipun merupakan spin‑off, Nightreign tetap mempertahankan ciri khas estetika dan nuansa dunia Elden Ring. Mulai dari musik yang epik hingga desain musuh dan latar yang atmosferik, pemain akan merasa berada di dunia yang familiar namun dihidupkan dengan cara yang segar. Walaupun cerita Nightreign berlatar dalam semesta paralel dan tidak secara langsung menghubungkan dengan narasi utama Elden Ring, game ini tetap menghormati elemen yang membuat franchise ini dicintai penggemar. (Wikipedia)
Kombinasi elemen co‑op, roguelike, dan action survival menjadikan Nightreign sebuah eksperimen gameplay yang berani — sesuatu yang mungkin akan memengaruhi bagaimana game AAA di masa depan menggabungkan mekanisme solo dan multiplayer tanpa kehilangan identitas inti mereka. (GamesRadar+)
Para pemain baru yang belum terbiasa dengan gaya Soulslike mungkin akan merasa Nightreign cukup menantang, bahkan lebih daripada game utama Elden Ring, karena tekanan waktu setiap malam, skala peta yang mengecil, dan konflik sumber daya harus dihadapi bersama tim. Sementara itu, veteran FromSoftware akan menemukan dinamika kerja tim yang sama memuaskannya seperti ketika menaklukkan bos‑bos sulit dalam game‑game sebelumnya, namun kini dibarengi dengan taktik kelompok yang lebih kompleks. (GamesRadar+)
Kesimpulan
Elden Ring: Nightreign bukan sekadar spin‑off biasa: ia merupakan langkah besar FromSoftware dalam mengeksplorasi pengalaman multiplayer kooperatif yang lebih dalam dan strategis. Dengan fokus pada kerja tim, adaptasi peta acak, dan tantangan intens yang terus berubah, game ini memberi pemain sensasi baru dalam semesta Elden Ring. (Bandai Namco Entertainment)
Walaupun memiliki beberapa keterbatasan seperti tidak adanya cross‑play dan desain yang menuntut kesabaran ekstra, Nightreign tetap menjadi judul yang wajib dicoba bagi penggemar genre RPG dan Soulslike. Bagi mereka yang suka tantangan, permainan ini tidak hanya menguji keterampilan bermain, tetapi juga kesabaran, adaptasi, dan kerja sama tim. Dengan iterasi dan dukungan pasca‑rilis yang terus berkembang, Elden Ring: Nightreign siap menjadi tonggak penting dalam dunia game multiplayer modern. (GamesRadar+)